Sirtwo Island, Calon Geopark Rajamandala

Sirtwo Island, Calon Geopark Rajamandala

Ketika mendengar namanya, Sirtwo Island, ada yang bertanya memang ada pulau di Saguling? Jawabannya “ada”. Pulau di Waduk Saguling adalah daratan (bukit-bukit) yang tidak tertutup genangan air.  Mendengar namanya yang berbau asing, juga bikin heran. Sirtwo Island serasa pulau di luar negeri ya. Padahal lokasinya di Kampung Suramanggala RT01/RW01 Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Sirtwo Island atawa Pulau Sirtu. “Namanya Sirtu, pasir batu. Dulu tempat galian pasir,” kata warga setempat. Nama yang dikenal di kalangan penduduk setempat adalah Pasir Benteng. Bekas galian pasir yang sudah distop sejak tahun 2015. Bekas galian itulah yang meninggalkan gua-gua dan terowongan unik.

Namanya pasir batu.

Dulu tempat galian pasir

Sirtwo Island ini menjadi daerah tujuan wisata, walaupun belum digarap optimal dan profesional. Ya, inilah wisata alam yang benar-benar alami. Tampak batu-batu dan gua-gua yang berada di pinggir air. Ada beberapa spot seperti Monumen Sirtwo, Taman Batu, Lorong Angklung, Rumah Flinstone, Lorong Tengkorak. Berkunjunglah di musim kemarau untukd apat mengeksplor titik-titik destinasi tersebut. Kalau di musim hujan, sebagian besar destinasi itu terendam air sehingga Anda takkan bisa mengeksplor gua-gua yang terendam air pasang itu.

Pada tahun 2021, para peneliti menemukan fosil-fosil hewan purba, termasuk fosil gajah. Tentu saja temuan unik yang dapat menambah nilai jual Sirtwo Island sebagai destinasi wisata. Tak heran ada wacana Sirtwo Island dimasukkan sebagai bagian dari Geopark Rajamandala (meliputi empat kecamatan: Padaralang, Cipatat, Saguling, dan Cipongkor). Dari sisi wisata tentu menarik, tetapi perlu dipikirkan karena berdekatan dengan obyek vital Bendungan Saguling. Perlu kajian detail untuk mengurangi dampak dan risikonya tetapi saat sama dapat menghadirkan peluang baru. Aspek pariwisata, konservasi, edukasi, ekonomi, mesti dikaji lebih jauh.